178 CPNS BKKBN Jateng Diambil Sumpahnya

Kepala Perwakilan menyaksikan perwakilan PNS sedang menandatangani Berita Acara dan Pakta Integritas, selepas diambil sumpah/janjinya sebagai Pegawai Negeri Sipil di BKKBN Provinsi Jawa Tengah. Foto: Dok. Aulia AKIE

Semarang-178 CPNS Perwakilan BKKBN Jawa Tengah sedang berbahagia karena telah sah menjadi Pegawai Negeri Sipil. Mereka diambil sumpahnya oleh Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah Wagino, SH. M.Si di Ruang Pertemuan ‘Vasektomi’ Kantor Perwakilan BKKBN Jateng Jl. Pemuda pada Selasa (10/3) siang. Dalam sambutannya, Kaper menyampaikan selamat dan rasa bahagia atas diangkatnya para CPNS tersebut menjadi PNS.

PNS baru yang didominasi oleh formasi Penyuluh KB ini diminta untuk mampu menghayati sumpah dan janji yang mereka ucapkan serta siap dengan komitmen dan tanggung jawab moral yang melekat sebagai PNS. Sikap disiplin menjadi aspek yang sangat diperhatikan oleh Kaper, di samping etika kerja yang positif lainnya.

Wagino mengatakan bahwa menjadi PNS di masa sekarang ini haruslah memiliki kemampuan belajar dan senantiasa mengembangkan diri, memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya, serta tanggap terhadap dinamika tuntutan masyarakat.

“Paradigma masyarakat terhadap birokrasi dan layanan publik pemerintah selama ini dirasa kurang, untuk itu saya berpesan kepada Saudara untuk ikut membangun dan menjaga citra positif PNS dengan bekerja sebaik-baiknya dan harus mampu menunjukkan figur PNS yang berkualitas dan profesional.

Sebelum sampai pada tahap ini, berbagai pembekalan telah dilakukan, baik melalui orientasi program, pendidikan bela negara dan pelatihan dasar. Hal tersebut dilakukan dalam rangka menanamkan jiwa profesionalisme yang didasari kompetensi, kemampuan dan keahlian pada bidang dan tugas masing-masing.

PNS Penyuluh KB yang di lapangan akan membina hingga 8 desa per orang diminta oleh Kaper untuk cerdas dalam menjalin hubungan baik dengan Kader PPKBD agar jangkauan kerja mereka lebih efektif. Selain itu, para PNS millenial ini juga dihimbau untuk selalu belajar pada para seniornya tentang bagaimana kiat mengelola program Banggakencana di lini lapangan.

Wagino menginstruksikan bagi PKB yang belum menandatangani perjanjian kinerja untuk segera melakukannya paling lambat pertengahan Maret ini. Ia juga meminta agar perjanjian kinerja tersebut dibaca, diperhatikan isinya, serta diparaf setiap halamannya.

“Coba nanti dilihat di halaman paling belakang di perjanjian kinerja tersebut, ada target update K/0 yang saya minta harus selesai akhir bulan Maret”, tegas Wagino.

Beberapa poin yang menjadi pekerjaan rumah dalam penggarapan Banggakencana antara lain penguatan pemaduan dan sinkronisasi kebijakan pengendalian penduduk dalam rangka mencapai, mempertahankan dan memanfaatkan Bonus Demografi, peningkatan sinkronisasi dan pemanfaatan data/informasi kependudukan, dan peningkatan advokasi dan penggerakan Program Banggakencana sesuai dengan segmentasi sasaran dan karakteristik wilayah. (T2S)

 

Penyunting

BKKBN PROVINSI JAWA TENGAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *