Agar tak Salah Pergaulan, Remaja Diharap saling Merangkul

PURWOKERTO – Menjadi remaja saat ini tidaklah mudah, lingkungan yang cenderung permisif terhadap hal-hal negatif seperti merokok, narkoba, hingga pergaulan bebas menjadi tantangan. Berdasarkan survey SDKI, sebagian besar remaja lebih suka mencurahkan masalahnya dan menghabiskan waktunya bersama teman sebaya dibandingkan dengan orang tua atau keluarga. Salah pergaulan, maka remaja bisa terjebak dalam pergaulan negatif yang menghambat masa depannya. Bahkan, tak sedikit remaja yang harus menghadapi peer pressure dan bullying dari sesama remaja.

Orientasi Pendidik Sebaya/ Konselor Sebaya dalam Pembinaan PIK Remaja dan BKR

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Balai Diklat KKB Banyumas, Umi Hidayati, SH, MM saat menjadi narasumber pada Orientasi Pendidik Sebaya/ Konselor Sebaya dalam Pembinaan PIK Remaja dan BKR di Ruang Pertemuan DPPKBP3A Kabupaten Banyumas. Oleh karena itu, remaja yang saat ini telah aktif dalam Program GenRe diharapkan untuk bisa merangkul teman-teman sesama remaja untuk tetap dalam pergaulan yang positif dan menjadi tempat yang nyaman bagi sesama remaja mencurahkan keluh kesahnya.

Para Konselor Sebaya/ Pendidik Sebaya harus kreatif mengajak teman-teman sesama remaja untuk berkegiatan yang positif, mensosialisasikan bahayanya pergaulan bebas, narkoba dan pernikahan dini. Apalagi saat ini angka pernikahan dini semakin tinggi, ditandai dengan banyaknya permohonan dispensasi nikah di Kabupaten Banyumas. Pernikahan dini yang marak terjadi saat ini sebagian besar dilatarbelakangi kehamilan tidak diinginkan sebagai konsekuensi perilaku seks bebas. Selain berbahaya bagi kesehatan reproduksi remaja putri, melahirkan diusia muda juga dapat meningkatkan risiko melahirkan bayi prematur dan balita gagal tumbuh (stunting).

Banyak sumber yang dapat dijadikan referensi bagi para remaja untuk meningkatkan wawasannya mengenai lika-liku kehidupan remaja dan solusinya. BKKBN telah melaunching siapnikah.org yang banyak sekali membahas tentang pentingnya merencanakan kehidupan bagi para remaja. Bahkan kini slogan BKKBN telah di-rebranding menjadi “Berencana itu Keren” untuk meningkatkan awareness remaja dan pasangan muda terhadap Program BKKBN. [Diana]

Penyunting

BKKBN PROVINSI JAWA TENGAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *