Komisi IX DPR : Tunda Dulu Hamil di Masa Pandemi

Surakarta – Sabtu (17/10), Muhammad Nabil Haroen, anggota DPR RI Komisi IX mensosialisasikan program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (Bangga Kencana) di tengah-tengah masyarakat Kelurahan Sangkrah Kecamatan Pasar Kliwon Kota Surakarta.

 

Komisi IX DPR Tunda Dulu Hamil di Masa Pandemi
Komisi IX DPR Gus Nabil : Tunda Dulu Hamil di Masa Pandemi

“Hamil di masa pandemi ini beresiko, karena fasilitas kesehatan terbatas, ditakutkan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan (pada ibu hamil) akan tidak segera tertangani”, jelas Gus Nabil, sapaannya.

Ia mengapresiasi langkah BKKBN yang terus berupaya memberikan pelayanan KB di tengah pandemi yang terus menyerang.

Komisi IX DPR Tunda Dulu Hamil di Masa Pandemi

Senada dengannya, Rustamadi selaku Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah yang hadir dalam kegiatan tersebut juga menyebutkan bahwa pandemi ini bukan halangan bagi BKKBN untuk terus memberikan pelayanan KB dengan berbagai inovasi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Gus Nabil yang turut ikut membantu BKKBN dalam mensosialisasikan program Bangga Kencana kepada masyarakat, khususnya di daerah-daerah pemilihannya”, ungkap Rustamadi.

 

Gus Nabil juga angkat topi terhadap inovasi Pemerintah Kota Surakarta dalam menjaga ketahanan keluarga melalui program Sultan Nikah Capingan (Konsultasi Pra Nikah Calon Pinanganten).

“Inovasi ini bagus untuk membekali para calon pengantin yang akan membangun rumah tangga yang samawa, mengingat banyak terjadi kasus perceraian di awal-awal pernikahan”, tegasnya.

Komisi IX DPR Tunda Dulu Hamil di Masa Pandemi

Acara yang bertajuk “Advokasi dan KIE Program Bangga Kencana bersama Mitra Kerja” ini dilaksanakan kerjasama DPR RI dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Turut hadir pula mendampingi keduanya dari Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Surakarta serta Lurah Sangkrah.

Dalam acara tersebut juga diberikan bantuan berupa paket sembako kepada sekitar 30 warga masyarakat Sangkrah yang mengikuti kegiatan tersebut. Menyusul, juga akan dibagikan sekitar 1.000 paket sembako tambahan kepada warga masyarakat sekitar yang membutuhkan. [AFDA]

 

 

Penyunting

BKKBN PROVINSI JAWA TENGAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *