Balai Latbang BKKBN Jateng Dikunjungi Tim Akreditasi Pusat

 

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Martin Suanta, SE, M.Si memberikan sambutan selamat datang kepada Tim Akreditasi Latbang dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kependudukan BKKBN (1/12). Foto : Bidang Latbang

Semarang – Selasa (1/12), Perwakilan BKKBN Jawa Tengah kedatangan tamu istimewa dari BKKBN Pusat. Tamu tersebut adalah Dra. Theodora Pandjaitan, M.Sc, salah satu widyaiswara utama BKKBN Pusat yang datang mewakili tim akreditasi dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kependudukan BKKBN.

Kedatangannya ini untuk melakukan visitasi (peninjauan langsung) di Balai Pelatihan dan Pengembangan (Latbang) Provinsi yang dimiliki Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah sebagai tindaklanjut kegiatan sebelumnya, yaitu pengumpulan berkas administrasi akreditasi beberapa waktu yang lalu.

Dihadapan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Martin Suanta, SE, M.Si beserta jajarannya saat apel pagi tadi, ia menjelaskan bahwa tujuan kedatangannya untuk melakukan cek ulang dan membandingkan kondisi sebenarnya yang ada di Latbang BKKBN Jawa Tengah dengan berkas administrasi yang dikirimkan.

“Secara umum, proses akreditasi ini dilakukan untuk menentukan layak tidaknya sebuah balai pelatihan dan pengembangan yang ada di provinsi untuk dijadikan tempat penyelenggaraan pelatihan dan pengembangan teknis”, ungkap Dora, sapaanya.

Lebih jauh ia menuturkan jika ada suatu balai latbang tidak lulus akreditas atau tidak memenuhi syarat maka dalam penyelenggaraan pelatihan diharuskan adanya pendampingan dari pihak yang lebih berkompeten dan pendampingan tersebut dapat dilakukan dari pihak internal BKKBN saja.

“Apapun hasil dari kedatangan saya kali ini, nantinya akan ditentukan bukan pada saya, tapi sidang pleno penentuan akreditasi yang ada di tingkat pusat”, jelasnya.

Ia juga menjawab pertanyaan yang beredar di lingkungan BKKBN se – Indonesia terkait dengan pelaksanaan pelatihan Demografi bagi ASN BKKBN akhir tahun ini yang dilakukan secara marathon.

“Ini (pelatihan demografi) diselenggarakan karena (pengetahuan tentang) demografi adalah kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh seluruh ASN BKKBN”, tuturnya di hadapan peserta apel pagi.

Pelatihan Demografi tersebut diselenggarakan secara virtual, diikuti oleh seluruh ASN BKKBN se – Indonesia dan dibagi menjadi 6 angkatan.

Apresiasi juga diberikan kepada Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah yang berhasil menyabet prestasi dalam keikutsertaan pegawainya pada pelatihan demografi tersebut, diantaranya menjadi peserta dengan nilai tertinggi dan peserta terbaik dalam beberapa angkatan pelatihan.

“Ini (prestasi terbaik) menjadi modal bahwa Jawa Tengah yang notabene provinsi ketiga yang jumlah penduduknya paling banyak, maka disini harus menjadi tempat minterin orang”, jelasnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Tengah, Martin Suanta, SE, M.Si sangat menyambut baik kedatangan tamu istemewa ini, dan pihaknya akan mendengar segala masukan, saran dan himbauan dari tim akreditasi untuk nantinya dapat ditindaklanjuti demi menjadikan latbang ke depan lebih baik.

“Saya juga sudah siapkan seleuruh jajaran latbang baik koordinator, widyaiswara serta beberapa mitra kerja latbang, seperti tim penjamin mutu diklat dan alumni peserta pelatihan untuk berdiskusi dengan tim akreditasi terkait proses ini”, sambut Martin, sapaanya.

Visitasi ini akan dilakukan oleh tim selama dua hari mulai dari diskusi hingga verifikasi berkas administrasi dan cek kondisi sarana prasarana pendukung latbang. AFDA

Penyunting

BKKBN PROVINSI JAWA TENGAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *