Depan > Index Berita > Bermain Lirik dan Beat, Kampanye Cegah Aids Lewat Musik RAP
Bermain Lirik dan Beat, Kampanye Cegah Aids Lewat Musik RAP
Rabu, 6 November 2013
DSC_3092.jpg 
 Pemenang berfoto bersama juri usai penyerahan hadiah
 

Semarang – Puluhan remaja dari seluruh Jawa Tengah beradu kreatifitas mengolah kata dan beat menghasilkan lagu-lagu Rap dengan lirik-lirik menarik mengajak sesama remaja untuk menghindari narkoba, menghindari seks bebas, menghindari HIV AIDS, tidak menikah dibawah umur dan bahkan mengajak menyukseskan Program KB dengan Kampanye dua anak cukup.

Suasana menarik ini terlihat di Hall Hotel Quest di Jalan Plampitan, Semarang. 21 peserta baik duo atau solo saling memamerkan keahliannya nge-Rap dalam acara Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan HIV AIDS pada remaja melalui musik RAP yang diselenggarakan oleh Sub Bidang Kesehatan Reproduksi Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Senin, 4 November 2013 yang lalu.

Peserta lomba ini sebelumnya mengirimkan lagu Rap ciptaan mereka sendiri dalam bentuk CD dan CD Minus One serta teks kepada panitia di Kantor BKKBN Jawa Tengah, Semarang. Setelah dinyatakan memenuhi syarat dan ketentuan, terpilihlah 21 peserta yang berhak mengikuti putaran final tingkat provinsi Jawa Tengah Senin kemarin.

Tema lagu Rap yang dinyayikan adalah Peningkatan Kualitas Penduduk dan Keluarga Berencana dengan Pendewasaan Usia Pernikahan, Pencegahan HIV/AIDS, Pencegahan Narkoba dan Seks Bebas untuk meningkatkan Ketahanan Keluarga. Peserta harus remaja berusia 15-24 tahun, bertempat tinggal di Kota/Kabupaten wilayah provinsi Jawa Tengah, tidak mengkonsumsi Alkohol atau zat adiktif lain dan diutamakan anggota PIK Remaja.

Putaran final lomba Rap tingkat Provinsi Jawa Tengah berlangsung seru dan meriah. Seluruh pengunjung dibuat ikut bergoyang dan takjub dengan lirik-lirik berisi ajakan positif bagi remaja. Dewan juri yang terdiri atas Kabul (Rapper), Handono (musisi) dan Abraham Ricky (BKKBN Jawa Tengah) akhirnya memilih tiga peserta Grand Final. Mereka adalah Duo Arma Deni – M. Alfi Majid dari Kab. Wonosobo, Robbi Cholif – G. Yudha dari Kota Semarang dan Ardian W – Dian Kharisma yang juga dari Kota Semarang.

DSC_3063.jpg
Penampilan Robbi dan Yudha

Dan usai Grand Final terpilihlah Robbi Cholif-G. Yudha sebagai Juara Pertama, Ardian-Dian Kharisma sebagai Juara II dan Arma Deni- M. Alfi Majid sebagai Juara III. Handono mengungkapkan, lirik yang menarik, tidak monoton dan musik yang bersemangat juga kostum dan penampilan yang maksimal menjadi pertimbangan mengapa Robbi-Yudha terpilih menjadi Pemenang. Robbi-Yudha kemudian harus mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba Rap tingkat Nasional, bersaing dengan peserta dari seluruh Indonesia pada tanggal 24 November 2013.

Selain lomba Rap, pertemuan yang juga dihadiri oleh perwakilan PIK Remaja se Jawa Tengah dan SKPD KB Se Jawa Tengah ini diawali dengan  seminar Pencegahan dan Penanggulangan HIV AIDS oleh dr. Muchlis AU Sofro, SpPD-KPTI-FINASIM dari RSUP dr. Kariadi FK Universitas Diponegoro dan Drs. Suwandi Suwadi selaku Sekretaris KPA Provinsi Jawa Tengah. Sementara dalam sambutan pembukaannya Plh. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Drs. Nurudin Pribadi, M.Si berharap remaja di Jawa Tengah yang berjumlah lebih dari delapan juta dapat terhindar dari triad KRR, menjadi Generasi Berencana dan ikut menyukseskan Program Kependudukan dan KB dengan menjadi warga negara dan generasi penerus yang berkualitas. Pemenang lomba Rap juara I, II, dan III mendapatkan trofi dan uang pembinaan dari Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah yang diserahkan langsung oleh Kepala Bidang KB dan KR, Dra. Erna Sulistyowati, MM. (diana)