Kader Muslimat NU Raih Dharma Karya Kencana

Purwokerto – Seperti tahun tahun sebelumnya, peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia dilaksanakan dengan menggelar pelayanan KB khususnya MKJP selama sebulan penuh di bulan September. Namun, ada sedikit perbedaan pada tahun ini, khususnya di Jawa Tengah, terlebih di Kabupaten Banyumas.

Berlokasi di Desa Silado Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas, Rabu (16/9) digelar acara penyerahan penghargaan Dharma Karya Kencana (DKK) dan peresmian Klinik KB “Sidomari Medika” disertai pelayanan KB MKJP di klinik tersebut.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Hj. Laili Sofiah Mansur, yang merupakan Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Banyumas dan juga Wakil Ketua TP PKK.

Sumbangsihnya tidak diragukan lagi dalam bidang kesehatan dan keluarga berencana, sebagai punggawa utama penggerak mitra kerja yg memiliki akar rumput (dalam hal ini, Muslimat NU sebagai induk organisasinya). Selain itu, ia secara pribadi juga memiliki klinik di beberapa lokasi di Kabupaten Banyumas yang juga memberikan pelayanan KB, termasuk Klinik KB “Sidomari Medika” yang akan diresmikan hari ini.

“Penghargaan ini kami berikan karena dukungan, dedikasi dan komitmen Ibu terhadap program Bangga Kencana”, ucap Martin Suanta, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah mengawali sambutannya.

Menurutnya, program Bangga Kencana ini tidak dapat berjalan sendiri, sangat diperlukan peran serta mitra kerja, seperti Muslimat NU dan TP PKK. Apalagi, Banyumas ini merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki wilayah geografis dan penduduk yang besar dan salah satu daerah penyangga program.

Sejalan dengannya, Hj. Erna Sulistyowati, Ketua TP PKK Kabupaten Banyumas, menerangkan bahwa para mitra kerja di wilayahnya sudah saling bahu membahu dan bergotong royong dalam menjalankan program Bangga Kencana.

Lebih khusus, ia menyebutkan organisasi wanita memiliki peran yang besar dalam hal ini, seperti Muslimat NU, Aisyiyah, PKK dan sejenisnya.

“Saya sudah mencontohkan sendiri (dalam perannya sebagai wanita), suami saya (Bupati Banyumas) sudah ikut MOP (Medis Operastif Pria/Vasektomi/KB Pria), jadi saya sudah tidak mikir lagi”, ujar Erna sapaannya sembari tersenyum canda.

 

Pada kesempatan itu juga, Klinik KB “Sidomari Medika” diresmikan secara langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Banyumas dan langsung memberikan pelayanan KB bagi masyarakat umum.

Sekitar 13 calon akseptor KB akan dilayani pada hari itu juga di klinik tersebut, dengan rincian 11 akseptor implan dan 2 IUD. Jumlah tersebut sudah sesuai dengan protokol kesehatan era pandemi ini. Pelayanan tersebut juga bagian dari peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia. AFDA

Penyunting

BKKBN PROVINSI JAWA TENGAH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.